Arsenal kembali menunjukkan mental juara setelah meraih kemenangan ketujuh secara beruntun di Premier League. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita Arsenal menarik lainnya di ARSENAL STREAMS.

Kemenangan dramatis 3-2 atas Bournemouth menjadi bukti ketangguhan tim asuhan Mikel Arteta dalam menghadapi tekanan. Declan Rice tampil sebagai pahlawan lewat dua gol penting di babak kedua.
Meski hasil akhir memuaskan, performa Arsenal tidak sepenuhnya tanpa catatan. Lini serang kembali menjadi sorotan, terutama setelah Gyokeres gagal mencetak gol. Penyerang asal Swedia itu bahkan ditarik keluar sebelum laga berakhir dan digantikan Gabriel Jesus.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Situasi ini memunculkan kekhawatiran di tengah euforia kemenangan. Arsenal memang terus meraih poin, tetapi efektivitas penyerang utama masih dipertanyakan. Dalam persaingan gelar yang ketat, detail kecil seperti ketajaman striker bisa menjadi pembeda di akhir musim.
Gyokeres dan Beban Harga Mahal
Gyokeres didatangkan dengan ekspektasi besar setelah tampil luar biasa bersama Sporting CP. Arsenal rela mengeluarkan dana sekitar £64 juta demi mendapatkan penyerang yang diharapkan menjadi mesin gol baru. Namun, sejauh ini kontribusinya belum sepadan dengan banderol tersebut.
Dari 23 penampilan di semua kompetisi, Gyokeres baru mencetak tujuh gol. Lebih mengkhawatirkan, ia hanya mencetak satu gol dalam dua bulan terakhir. Statistik ini sangat kontras dengan performanya di Liga Portugal, di mana ia dikenal sebagai penyerang tajam dan konsisten.
Tekanan pun semakin besar seiring ambisi Arsenal meraih gelar Premier League. Setiap peluang yang terbuang menjadi sorotan. Gyokeres kini berada di titik krusial, di mana ia harus segera membuktikan diri atau berisiko kehilangan tempat utama di lini depan.
Baca Juga: Krisis Pertahanan dan Tekanan Arsenal, Manchester City Ditantang Bangkit Saat Hadapi Brighton!
Paul Merson Lontarkan Kritik Tajam

Legenda Arsenal, Paul Merson, menjadi salah satu pihak yang paling vokal mengkritik situasi ini. Ia secara terbuka meragukan kemampuan Gyokeres sebagai penyerang dengan naluri gol alami. Menurut Merson, Arsenal belum memiliki striker yang bisa diandalkan di momen-momen krusial.
Merson menilai Gyokeres jarang mencetak gol-gol sederhana yang biasanya menjadi ciri khas penyerang top. Ia menekankan bahwa jumlah gol Gyokeres terlalu sedikit untuk ukuran pemain yang diharapkan menjadi ujung tombak tim juara.
Lebih lanjut, Merson menyebut bahwa dalam delapan pertandingan terakhir musim, Arsenal akan menghadapi tekanan besar. Dalam situasi seperti itu, dibutuhkan pemain yang mampu mencetak gol dari peluang sempit. Menurutnya, Gyokeres belum menunjukkan kapasitas tersebut sejauh ini.
Dilema Arteta di Tengah Perburuan Gelar
Dengan 18 pertandingan tersisa, Arsenal berada di posisi ideal untuk mengakhiri puasa gelar sejak 2004. Keunggulan enam poin atas Manchester City memberi harapan besar bagi para pendukung The Gunners. Namun, jadwal berat dan tekanan tinggi menanti di sisa musim.
Arteta kini dihadapkan pada dilema penting di lini depan. Paul Merson bahkan menilai Gabriel Jesus saat ini lebih mampu menciptakan sesuatu dari situasi sulit. Ketika Kai Havertz kembali pulih, pilihan Arteta di lini serang akan semakin kompleks.
Jika Arsenal ingin menjaga konsistensi hingga akhir musim, solusi di sektor penyerang harus segera ditemukan. Gyokeres masih memiliki waktu untuk membungkam kritik, tetapi jika kebuntuan terus berlanjut, kekhawatiran Merson bisa menjadi kenyataan yang menggagalkan mimpi juara Arsenal. Simak terus pembahasan Arsenal terupdate lainnya hanya di arsenalstreams.com.
