Viktor Gyokeres dan Ujian Berat Menjadi Striker Arsenal

Bagikan

Arsenal sedang menikmati musim yang luar biasa di Premier League dan Liga Champions. Permainan kolektif tim asuhan Mikel Arteta terlihat matang, solid, dan konsisten. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita Arsenal menarik lainnya di ARSENAL STREAMS.

Viktor Gyokeres dan Ujian Berat Menjadi Striker Arsenal

Namun, di tengah performa gemilang itu, satu nama justru menjadi sorotan karena belum sesuai harapan, yakni Viktor Gyokeres. Striker mahal asal Swedia tersebut masih kesulitan menunjukkan ketajamannya di Stadion Emirates.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Didatangkan dari Sporting CP dengan harga fantastis, Gyokeres memikul ekspektasi besar. Catatan hampir satu gol per pertandingan di Portugal membuat publik yakin ia adalah solusi lini depan Arsenal. Sayangnya, realita sepak bola Inggris tidak semudah yang dibayangkan. Hingga pekan-pekan krusial musim ini, kontribusinya masih jauh dari kata memuaskan.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Performa minim sentuhan, jarang menembak, dan sulit menemukan ruang membuat Gyokeres tampak terasing di lapangan. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: apakah masalahnya ada pada pemain, sistem, atau proses adaptasi yang belum tuntas?

Ketajaman yang Hilang di Kotak Penalti

Masalah paling menonjol dari Gyokeres adalah pergerakannya saat Arsenal menyerang. Berkali-kali umpan silang berbahaya dilepaskan, tetapi sang striker tidak berada di posisi ideal. Ia kerap terlambat membaca arah bola atau terlalu dekat dengan bek lawan, sehingga peluang emas terbuang sia-sia.

Padahal, Arsenal memiliki pemain sayap dan gelandang kreatif dengan kualitas umpan tinggi. Bukayo Saka, Declan Rice, hingga Leandro Trossard rutin mengirim bola ke area berbahaya. Namun, tanpa insting tajam dan perjudian pergerakan yang tepat, Gyokeres gagal memaksimalkan servis tersebut.

Kritik pun datang dari legenda sepak bola Inggris. Menurut Gary Lineker, seorang striker seharusnya bergerak lebih dulu sebelum bola dilepas. Gyokeres justru menunggu, sebuah kebiasaan yang mudah dibaca bek Premier League yang terkenal disiplin dan agresif.

Baca Juga: Martinelli Bersinar Bawa Arsenal Hajar Portsmouth 4-1

Bukan Soal Skema, Tapi Karakter Bermain

Viktor Gyokeres dan Ujian Berat Menjadi Striker Arsenal

Menariknya, masalah ini tidak sepenuhnya bisa disalahkan pada taktik Arteta. Ketika Arsenal memainkan pemain lain sebagai penyerang, pergerakan di kotak penalti justru terlihat lebih hidup. Hal ini mengindikasikan bahwa sistem sebenarnya sudah berjalan, tetapi belum cocok dengan karakter Gyokeres.

Selain itu, statistik menunjukkan bahwa Gyokeres bukan tipikal striker duel udara atau spesialis ruang sempit. Di Sporting, ia lebih sering memanfaatkan ruang terbuka dan keunggulan fisik. Di Inggris, ruang itu nyaris tidak ada karena pertahanan lebih rapat dan intens.

Kesulitan juga terlihat saat ia menguasai bola. Rasio kehilangan bola dan duel suksesnya termasuk yang terburuk di liga. Ini menunjukkan bahwa adaptasi fisik dan tempo permainan Premier League masih menjadi pekerjaan rumah besar baginya.

Tantangan Adaptasi dan Masa Depan di Arsenal

Perbedaan kualitas liga jelas berpengaruh besar. Premier League menuntut kecepatan berpikir, kekuatan fisik, dan efisiensi tinggi. Gyokeres yang bersinar di Portugal kini harus menghadapi realitas baru, di mana kesalahan kecil bisa berujung petaka.

Grafik performanya pun menurun. Sentuhan bola semakin sedikit, peluang makin jarang, dan kepercayaan diri terlihat menurun. Di sisi lain, Arsenal memiliki opsi lain di lini depan yang siap mengambil peran jika situasi tidak berubah.

Jika Gyokeres tidak segera menemukan ritme dan koneksi dengan rekan setimnya, posisinya di tim utama bisa terancam. Investasi besar tentu menuntut hasil nyata, bukan sekadar membuka ruang. Waktu masih ada, tetapi tekanan di Emirates semakin terasa. Simak terus pembahasan Arsenal terupdate lainnya hanya di arsenalstreams.com.